Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, menyelenggarakan Festival Anak Saleh (FAS) di lingkungan Masjid Riyadhul Jannah, Kecamatan Cikancung, pada Minggu (29/6).
Kegiatan ini diikuti ratusan generasi penerus (generus) LDII dari beberapa kecamatan, di antaranya Cikancung, Cicalengka, Nagreg, Rancaekek, dan Cimanggung.
Dengan mengusung tema “Mewujudkan Generus yang Berkarakter Tri Sukses dengan Mengamalkan Tabiat Luhur,” FAS menjadi wadah penguatan pendidikan agama dan pembentukan karakter islami yang dikemas secara menyenangkan.
Beragam perlombaan digelar, seperti azan, pildacil, mewarnai, cerdas cermat, ranking satu, murattal Al-Qur’an, teka-teki silang, serta puzzle.
Semua kegiatan dirancang untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap ajaran Islam, sekaligus membentuk mental, karakter, serta kebiasaan baik sejak usia dini.
Ketua pelaksana kegiatan, Zulfian, menyampaikan bahwa FAS bukan hanya sekadar ajang lomba, tetapi juga sarana pembinaan dan mempererat ukhuwah antargenerus LDII.
“Kami ingin anak-anak LDII memiliki semangat belajar agama sejak kecil. Di sini mereka tidak hanya mengasah kemampuan, tetapi juga mempraktikkan 29 Karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Zulfian menambahkan, kondisi Indonesia pada 2045—saat bangsa ini merayakan satu abad kemerdekaan—akan sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini. “Pada 2045, mereka akan berusia 20–30 tahun. Untuk memastikan mereka siap, kami membina generasi muda agar mencapai Tri Sukses, yaitu fakih dalam ilmu agama, berakhlakul karimah, dan mandiri,” jelasnya.
Festival Anak Saleh ini juga menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan yang dilakukan LDII untuk mewujudkan generasi penerus yang alim-fakih, berakhlakul karimah, serta mandiri sesuai dengan prinsip Tri Sukses Generus.
Selain perlombaan, FAS juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif lainnya seperti praktik wudhu dan salat, tahsin Al-Qur’an, imla’ Al-Qur’an dan Al-Hadis, membaca pegon, menulis tilawati, menyampaikan nasihat agama, hingga mewarnai gambar.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan seluruh elemen LDII, diharapkan FAS mampu memperkuat karakter dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai islami sejak dini.***
