Bupati Nanik Buka Musda VIII LDII Magetan 2025, Tekankan Keputusan Visioner dan Sinergi Daerah

Bupati Nanik Buka Musda VIII LDII Magetan 2025

Bupati Magetan Nanik Sumantri resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) VIII LDII Kabupaten Magetan 2025 yang digelar di Gedung Pertemuan RM Putra Nirwana, Rabu (19/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Bupati menekankan pentingnya Musda sebagai forum strategis untuk melahirkan keputusan yang visioner dan mampu menjawab tantangan zaman.

Bupati menegaskan bahwa Musda merupakan forum tertinggi yang menentukan arah kebijakan sekaligus kepemimpinan organisasi.

Ia berharap LDII terus memperkuat peran dalam bidang dakwah, pendidikan, sosial, dan pembinaan moral masyarakat.

LDII diharapkan menjadi pilar dalam mencetak generasi yang alim, berakhlakul karimah, dan mandiri dengan tetap berpegang pada nilai-nilai agama.

Bupati juga mengajak seluruh peserta Musda menjaga tanggung jawab, persatuan, serta semangat musyawarah selaras visi Magetan Nyaman, Maju dan Berkelanjutan.

Di sisi lain, Ketua DPW LDII Jawa Timur, Ir. K.H. Moch. Amrodji Konawi, menekankan pentingnya sinergi antara LDII, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa program LDII kabupaten/kota harus sejalan dengan arah organisasi secara nasional, termasuk melanjutkan “8 Pengabdian LDII untuk Bangsa”.

Program-program tersebut, ujarnya, harus berjalan seirama dengan prioritas pembangunan daerah Magetan.

Amrodji menambahkan bahwa LDII harus menghasilkan program yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Ia mengapresiasi kinerja LDII Magetan yang dinilai berhasil membangun komunikasi baik—baik vertikal dengan pemerintah daerah maupun horizontal dengan organisasi keagamaan dan sosial lainnya.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Magetan, Joko Pramono, menyampaikan bahwa Musda VIII menjadi momentum evaluasi program kerja sebelumnya, sekaligus penguatan organisasi, kaderisasi, serta penyusunan program kerja lima tahunan.

Musda juga membahas tata tertib, penyusunan jadwal sidang, hingga mekanisme pemilihan ketua.

Joko menegaskan bahwa LDII berkomitmen menciptakan SDM profesional yang berkarakter religius berlandaskan nilai keagamaan.

LDII, lanjutnya, hadir untuk menjadi bagian dari solusi masyarakat serta turut berkontribusi mewujudkan generasi emas 2045.

Amrodji menutup dengan menegaskan bahwa keberlanjutan program LDII harus dibarengi dukungan pada kebijakan pemerintah daerah.

Ia berharap Musda VIII LDII Magetan dapat memperkuat harmoni, memperluas kemitraan, dan meningkatkan pelayanan sosial bagi masyarakat.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *